Karhutla Meluas, TNBTS Tutup Total Wisata Bromo Mulai 8 Agustus 2026
Kawasan wisata Gunung Bromo resmi ditutup total untuk seluruh aktivitas kunjungan wisata mulai Sabtu, 8 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB. Keputusan ini dikeluarkan oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyusul insiden kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian meluas hingga ke area Kaldera Bromo.
“Penutupan total (kawasan wisata Gunung Bromo) ini efektif diberlakukan mulai hari Sabtu, 8 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB dan akan berlangsung hingga batas waktu yang belum ditentukan (sampai informasi lebih lanjut),” ungkap Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, seperti dikutip dari pengumuman resminya di Instagram.
Rudijanta menjelaskan, penutupan kawasan wisata tersebut diberlakukan demi kelancaran proses pemadaman sekaligus menjamin keselamatan para pengunjung. Oleh karena itu, ia memastikan seluruh akses pintu masuk menuju gunung setinggi 2.614 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini ditutup sepenuhnya dari aktivitas wisata.
Ia menambahkan, wisatawan yang telah membeli tiket melalui aplikasi booking online untuk jadwal kunjungan selama masa penutupan diimbau agar tidak panik. Balai Besar TNBTS menyediakan dua opsi kompensasi, yakni penjadwalan ulang kunjungan (reschedule) atau pengembalian dana (refund). Proses ini dapat dilakukan dengan melengkapi formulir khusus yang akan diinformasikan lebih lanjut oleh admin aplikasi.

Lebih lanjut, pihaknya mengimbau masyarakat sekitar, calon pengunjung, dan para pelaku jasa wisata untuk menghentikan seluruh aktivitas pariwisata di kawasan TNBTS. Masyarakat juga diminta turut menjaga kawasan pelestarian alam tersebut dari bahaya kebakaran dengan lebih mewaspadai penggunaan api demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bersama.
Berdasarkan pantauan EPOCHSTREAM, hingga berita ini diturunkan, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BNPB, TNI, Polri, pihak TNBTS, relawan, dan warga setempat masih berupaya keras memadamkan titik api agar tidak semakin meluas. Karhutla di kawasan wisata Bromo ini dilaporkan telah menghanguskan area seluas lebih dari 176 hektare.
Sebelumnya, dua unit helikopter bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, TNI Angkatan Laut, dan BNPB telah dikerahkan untuk mendukung operasi water bombing (teknik pemadaman kebakaran dari udara dengan menjatuhkan air). Upaya taktis ini dilakukan guna membantu mengendalikan kobaran api di titik-titik lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Jangan Lewatkan Berita Berkualitas EPOCHSTREAM
Jadikan EPOCHSTREAM sebagai sumber berita utamamu di Google. Dapatkan berita terbaru, analisis mendalam, dan liputan terpercaya dari para jurnalis kami yang berintegritas.
Ikuti
di
Tinggalkan Komentar! Mari Berdiskusi
Belum Ada Komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini