FILM

Novel 3726 MDPL Diangkat ke Layar Lebar, Mampukah Puaskan Ekspektasi Pembaca?

Falcon Pictures Angkat Novel 3726 MDPL ke Layar Lebar, Mampukah Puaskan Ekspektasi Pembaca - EPOCHSTREAM

Kisah 3726 MDPL yang sebelumnya populer sebagai novel karya Nurwina Sari kini siap memasuki babak baru. Perjalanan hidup Rangga Raja dan Andini Hanggura ini akan segera diangkat ke layar lebar di bawah naungan rumah produksi Falcon Pictures.

Proyek adaptasi ini mempercayakan peran Rangga Raja kepada Abun Sungkar, sementara karakter Andini Hanggura dimainkan oleh Callista Arum. Di bawah arahan sutradara Fajar Bustomi, keduanya siap menghidupkan romansa yang selama ini hanya bisa dibayangkan lewat lembaran kertas.

Proses syuting film ini dilakukan di beberapa lokasi ikonis yang memiliki ikatan kuat dengan jalan cerita aslinya. Universitas Brawijaya (UB) Malang dan Gunung Rinjani dipilih sebagai latar utama untuk mewakili visualisasi novel tersebut.

Malang sendiri mengambil porsi yang cukup besar dan penting selama masa produksi film 3726 MDPL berlangsung. Pengambilan gambar di area kampus UB dieksekusi selama lebih dari dua pekan, tepatnya mulai 5 hingga 19 Agustus 2026.

Beberapa titik di lingkungan kampus dimanfaatkan sebagai latar, seperti Gedung Rektorat, ruang kelas dan kantin Fakultas Bioindustri Pertanian dan Kehutanan, hingga kawasan UB Forest. Pemilihan lokasi-lokasi strategis ini sengaja disesuaikan dengan inti cerita yang memang sangat lekat dengan dinamika kehidupan mahasiswa.

Kehadiran kru film 3726 MDPL di kampus rupanya turut membuka peluang emas bagi para mahasiswa untuk menyelami industri perfilman. Sebanyak 25 mahasiswa UB terpilih mengikuti program magang di berbagai divisi produksi guna mempelajari seluk-beluk pekerjaan di balik layar yang jarang tersorot.

Bagi para penggemar setia novelnya, nama Rangga dan Andini tentu sudah memiliki ruang tersendiri di hati mereka. Karakter utama dalam 3726 MDPL yang sangat dicintai pembaca tersebut kini diserahkan sepenuhnya ke tangan Abun Sungkar dan Callista Arum.

Di film ini, Abun Sungkar mendalami peran Rangga Raja, seorang mahasiswa kehutanan yang begitu meminati dunia pendakian. Di sisi lain, Callista Arum ditantang untuk memerankan Andini Hanggura, mahasiswi berprestasi dengan perjalanan emosional yang cukup kompleks.

Pertemuan Abun dan Callista dalam proyek ini bukanlah yang pertama, mengingat mereka sebelumnya pernah beradu akting dalam serial Saudade. Kembalinya mereka sebagai pasangan di layar lebar sukses membuat pembaca antusias menantikan wujud nyata dari karakter kesayangan mereka.

Selain kota Malang, kemegahan Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat juga menjadi bagian tak terpisahkan dari film ini. Sesuai dengan judulnya yang merujuk pada ketinggian gunung tersebut, Rinjani bukan sekadar lokasi syuting melainkan elemen yang mengikat keseluruhan cerita.

Pada akhir Agustus 2026 lalu, Abun dan Callista sempat membagikan momen kebersamaan mereka saat menjejakkan kaki di kawasan Gunung Rinjani. Keduanya tampak antusias berpose sambil membawa sebuah papan kebanggaan bertuliskan “SUMMIT RINJANI 3726 MDPL”.

Kehadiran para pemain utama di Rinjani membuktikan dedikasi tim produksi yang tidak hanya terpaku pada latar sekitar kampus. Adegan-adegan krusial yang berkaitan dengan pendakian benar-benar dieksekusi langsung di lokasi asli agar esensi ceritanya tersampaikan dengan baik.

Sebagai film yang berfokus pada tema pendakian, pendekatan lokasi autentik ini diyakini mampu menyajikan suasana yang persis seperti penggambaran novelnya. Lanskap menawan Gunung Rinjani dipastikan akan memanjakan mata penonton sekaligus menjadi sajian visual utama yang memukau.

Proses adaptasi ini tentu memancing rasa penasaran pembaca, terutama terkait bagaimana sosok Rangga dan Andini diwujudkan secara visual. Tantangan besar kini berada di pundak Abun dan Callista untuk menerjemahkan karakter fiksi menjadi tokoh bernyawa yang emosinya bisa dirasakan penonton.

Keberhasilan menghidupkan dunia 3726 MDPL juga tidak lepas dari dukungan pemilihan lokasi-lokasi ikonis seperti kampus UB dan Gunung Rinjani. Melalui latar yang nyata tersebut, perpaduan antara dinamika kampus, romansa, dan kecintaan pada alam akan tersaji secara utuh.

Meskipun serangkaian proses syuting di Malang maupun Rinjani telah bergulir, pihak studio masih merahasiakan tanggal pasti penayangan film ini. Oleh karena itu, para penggemar diimbau untuk sabar menunggu pengumuman resmi dan tidak menjadikan rumor di media sosial sebagai patokan.

Sembari menunggu, para penggemar tetap bisa menikmati berbagai pembaruan informasi terkait proyek kolaborasi Abun Sungkar dan Callista Arum ini. Mulai dari sudut-sudut Malang hingga puncak Rinjani, proses produksi 3726 MDPL perlahan membuktikan komitmen mereka dalam mengalihwahanakan keajaiban novel ke layar lebar.

Siti Soliha

Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Nurul Jadid (UNUJA).

Jangan Lewatkan Berita Berkualitas EPOCHSTREAM

Jadikan EPOCHSTREAM sebagai sumber berita utamamu di Google. Dapatkan berita terbaru, analisis mendalam, dan liputan terpercaya dari para jurnalis kami yang berintegritas.

Ikutidi

Tinggalkan Komentar! Mari Berdiskusi

1000 karakter tersisa

Catatan:
Dengan berkomentar, Anda memberikan persetujuan kepada EPOCHSTREAM untuk mengelola data Anda secara aman. Kami menjamin kerahasiaan data Anda dan tidak menjualnya kepada pihak manapun. Mohon berkomentar dengan bijak, karena setiap komentar yang mengandung unsur pelanggaran hukum akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Selengkapnya, baca Kebijakan Privasi dan Ketentuan Layanan kami.

Belum Ada Komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini